Thursday, September 15, 2005

Ukhuwah Islamiyah, Syarat dan Adab-adabnya

Materi Pengajian Akhwat 24 Juli 2005
Oleh: Ibu Ariyani Sutedjo

Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa ukhuwah Islamiyah artinya adalah persaudaraan sesama muslim. Banyak sekali kisah-kisah salafus salihih tentang ukhuwah Islamiyah ini. Rasulullah SAW bahkan pernah mempersaudarakan kaum muhajirin dan kaum anshar, yang adalah merupakan perwujudan ukhuwah Islamiyah. Sebagaimana amalan-amalan ibadah yang lainnya maka ukhuwah Islamiyah pun memiliki syarat-syarat dan adab-adabnya.

Adapun syarat-syarat ukhuwah Islamiyah yaitu:

1. Ditumbuhkan ukhuwah sesama muslim.jadi persaudaraan sesama muslim, hubungannya harus dibedakan dengan yang lainnya. Untuk itu kita musti aware terhadap apa yang menjadi hak daripada saudara kita yang sesama muslim, yang insha Alloh akan mengantarkan kita pada tegaknya kejayaan Islam.

2. Seorang saudara harus bisa melonggarkan beban saudaranya yang lain, umpamanya bila saudara kita sesama muslim sedang terbebani dengan hutang, maka semampunya bagaimana kita dapat menolong saudara kita yang kesulitan tsb.

3. Menghalangi saudara kita dari berbuat dzalim baik dengan perkataan maupun perbuatan.

4. Memberikan perwalian kepada saudara muslim.

5. Muslim tsb. berada di jalan yang lurus. Artinya supaya ukhuwah terbentuk, maka semua pihak hendaknya memiliki komitmen terhadap Islam.

6. Bila berselisih maka merujuklah kepada Al Qur'an dan As Sunah.

7. Ta'awun dalam kebaikan dan ketakwaan.

8. Senantiasa husnuzon terhadap saudaranya, dan menutup aibnya.


Adapun yang menjadi adab-adab daripada ukhuwah adalah sbb:

1. Saling nasehat-menasehati dalam kebaikan dan kesabaran (dalil: QS Al Ashr).

2. Memberikan perhatianbentuk perhatian dapat berupa: memberi salam bila bertemu, menjawab salam dengan iklas, menjenguk teman yang sakit, memberi nasehat dengan hikmah dsb.

3. Solidaritas/takaful, siap memikul beban saudaranya sesama muslim dengan niat semata-mata karena Alloh. Senantiasa menanyakan keadaan saudaranya dan mengunjunginya.

4. Seorang muslim dengan muslim yang lain diibaratkan seperti bangunan yang kokoh. Oleh karena itu saling membantu satu sama lain, bahkan membantulah walau tidak diminta.

5. Mendahulukan kepentingan saudaranya daripada kepentingannya sendiri.lihat kisah tentang keutamaan seorang sahabat dalam memuliakan tamunya, walaupun keluarganya sedang dalam kesulitan, namun tetap menjamu tamunya, agar anaknya tidak minta makan anaknya ditidurkan, selanjutnya sahabat tsb. menaruh kerikil dipiringnya kemudian lampunya dimatikan seolah-olah tamunya melihat sahabat tsb. sedang makan. Demikian mulianya akhlak sahabat tsb., lebih mengutamakan tamunya daripada kepentingannya sendiri dan keluarganya.

6. Menolong saudaranya yang dzolim dan terdzolimi yaitu dengan menghalanginya dari berbuat dzolim.

7. Mengikuti teladan Rasulullah Saw dan sahabat.


Ukhuwah Islamiyah hendaknya disertai komitmen terhadap Islam yang diantaranya adalah:
- perkataan yang baik, lemah lembut dsb. (dalil: QS Thaha, 43-44)
- menyeru dengan hikmah, kata-katanya yang tepat dan terpilih
- tidak memanggil dengan gelar yang buruk
- kata yang keluar harus disukai oleh yang mendengar

Komitmen perbuatan dalam Islam, yaitu diantaranya:
- husnudzon terhadap saudaranya
- kasih sayang terhadap manusia
- senantiasa berbuat ihsanberbuat baik seolah-olah Alloh melihat kita.
- membantu dalam urusan dien dan dunia


Demikianlah pentingnya ukhuwah Islamiyah, semoga dengan menjalankan adab-adab dan syarat-syarat daripada ukhuwah Islamiyah tsb. akan semakin menguatkan rasa persaudaraan diantara sesama muslim.

0 Comments:

Post a Comment

<< Home